A Dzulhijjah Reflection by Quranreview
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Mendekat Lewat 4 Lafadz
Early Bird LEBIH HEMAT Rp 30.000
"Ditinggal Ramadhan 2 bulan aja,
udah seberantakan ini?"
Mau heran, tapi ini realita saat ini.
huhh… kemarin berusaha banget terawih nggak mau bolong, air mata sejuk mengalir di sepertiga malam, membisik dalam hati "ramadhan ini, adalah titik awal untuk aku berubah"
namun yang terjadi…
Tahajjud lewat, Subuh kesiangan.
Quran, ngaji cuman selembar sehari.
Iman seolah back to settingan default, bahkan lebih parah dibanding sebelum Ramadhan.
Ada rasa nyesal, malu, nggak enak sama Ramadhan, seolah hilang semua effort ibadah kemarin ketika Ramadhan.
"yaa Allah, emang segini yaa kapasitas imanku, serius sia-sia semuanya?"
وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ
"Demi fajar. Demi sepuluh malam."
— QS. Al-Fajr: 1-2
Allah sampai bersumpah untuk menggambarkan betapa mulianya 10 malam di bulan Dzulhijjah ini.
Iya, jika Ramadhan punya 10 malam terbaik di akhir bulan, maka Dzulhijjah punya 10 malam terbaik di awal bulan.
Lalu kerennya lagi adalah:
Quran dan Qurban, beda satu huruf saja. Tapi keduanya sama-sama punya idea yang sama: mendekatkan diri kepada Allah.
Iya, dalam 1 tahun, Allah berikan 2 bulan istimewa, untuk kembali mendekat pada-Nya.
"Eh, penasaran nggak sih, kenapa Allah letakkan Dzulhijjah 2 bulan setelah Ramadhan, nggak 6 bulan gitu?"
Cuz… klo konteksnya maintenance iman dalam setahun, harusnya bulan Dzulhijjah itu letaknya agak jauhan setelah Ramadhan gak sih? 6 bulan gitu.
Kan Ramadhan bulan mendekatkan diri kepada Allah, Iman orang lagi naik-naiknya di bulan itu. Jadi harusnya, agak jauhan dong.
Ibarat ganti oli motor yang harusnya 6 bulan sekali. Malah 2 bulan sekali, kan masih keliatan bagus, kenapa sudah diganti?
Namun Allah memang Maha Mengetahui diri ini. Mengetahui diri bahwa setelah 2 bulan Ramadhan, iman ini ternyata sudah begitu terasa berantakan.
Allah hadirkan Dzulhijjah, sebab Allah tahu, kamu nggak perlu menunggu benar-benar hancur dulu baru layak ditolong. Dzulhijjah hadir tepat saat retakannya baru mulai terasa. Tepat saat kamu merasa malu dengan kondisimu sekarang.
"Allah akan menolongmu, tak harus menunggumu tenggelam ke dasar lautan. Allah akan menolongmu, begitu kamu mulai kelelahan berenang di permukaan."
Salah satunya.. melalui dzikir.
Bukan dzikir yang sat-set, ngejar target jumlah aja.
Namun dzikir yang benar-benar memakna dan merasa lafadznya.
Pernah lihat ibu yang kehilangan anaknya di pasar?
Panik. Nyari ke sana-sini. Berjam-jam. Sampai akhirnya, anaknya ketemu. Dianterin orang.
Lalu ibu itu ngucap "Alhamdulillah ya Allah" sambil nangis penuh haru.
Serius, ucap Alhamdulillah pada saat itu, beda banget rasanya. Itu Alhamdulillah yang keluar dari tempat paling dalam, dari orang yang beneran ngerasain kehilangan, lalu beneran ngerasain dikembalikan.
Nah, bisa nggak sih, kita merasa dan memakna ucap Alhamdulillah seperti itu, dalam tiap dzikir kita?
Subhanallah. Alhamdulillah. Laa ilaaha illallah. Allahu Akbar.
Ribuan kali di lidah. Tapi berapa kali benar-benar sampai ke dalam?
Pulang
dari Jauh
Event online 4 malam · Live Streaming · Dzulhijjah 1447 H
4 malam memakna dan merasa 4 lafadz dzikir yang paling sering ada di lisan kita. Dibedah satu per satu: dari akar kata bahasa Arabnya, maknanya yang sesungguhnya, sampai koneksinya dengan Al-Quran.
Bismillah, semoga Allah izinkan lisan kita terhubung dengan hati pada setiap lafadz yang terucap.
Mungkin ini yang selama ini kamu cari
Banyak kajian Dzulhijjah yang membahas amalan, fiqh atau kisah seputar Qurban di waktu ini. Namun kali ini, yuk, kita kembali mendekat (Qarib) dengan kembali memakna yang ada di dekat kita; lafadz dzikir.
Isi 4 Malam
4 Dzikir.
Dibedah sampai dalam.
4 malam berturut-turut · 20–23 Mei 2026 · Pukul 20.00 WIB sampai selesai · Live via Zoom & YouTube. Setiap malam satu dzikir dibedah — dari akar kata bahasa Arabnya, sampai koneksinya dengan Al-Quran.
Akar katanya — sabaha — berarti bergerak menjauh dari sesuatu. Mensucikan Allah dimulai dari melepaskan semua proyeksi buruk kita tentang-Nya. Kamu nggak bisa pulang kalau tanganmu masih terikat oleh kemelekatan dunia.
Hamda berbeda dari syukr. Syukur lahir saat nikmat dirasakan. Hamda hadir bahkan saat tidak ada yang bisa dirasakan — pujian yang tetap keluar meski kondisi sedang berat sekalipun. Alhamdulillah adalah posisi jiwa — bukan ekspresi perasaan.
Kata ilah dalam bahasa Arab artinya — sesuatu yang dicintai, ditakuti, dan dijadikan sandaran. Bukan hanya berhala batu. Bisa karier. Bisa validasi orang lain. Bisa rasa aman dari materi. Laa — penolakan total atas semua itu. Illaa Allah — pengecualian tunggal, hanya Dia. Malam ini pertanyaannya jujur: apa yang tanpa sadar sudah kamu jadikan ilah selain Allah?
Akbar — paling besar. Saat bertakbir, kamu sedang mengecilkan semua yang selama ini kamu besarkan. Masalahmu yang terasa nggak ada habisnya. Ego-mu yang susah mengalah. Ekspektasi orang lain yang mencekik. Rencana hidupmu yang berantakan. Semuanya — mengecil di hadapan-Nya. Apa yang hari ini terasa lebih besar dari Allah di hidupmu?
Daftar sekarang, kamu juga dapat
3 Bonus
eksklusif.
Daftar sekarang dan dapatkan ketiganya — gratis.
Tadabbur mendalam 4 dzikir dari event ini — akar kata, makna rasa, dan koneksinya dengan Al-Quran. Dalam bentuk PDF/e-book yang bisa kamu buka kapanpun, jauh setelah 4 malam selesai.
Senilai Rp 45.000
Voucher diskon up to Rp 50.000 untuk pembelian produk fisik dari Quranreview. Bisa dipakai untuk buku, merchandise, atau produk lainnya.
Senilai up to Rp 50.000
Akses ke grup WhatsApp eksklusif peserta dan rekaman seluruh sesi — bisa ditonton kapan saja, berkali-kali.
Akses selamanya
Perhatian
"Denganmu atau Tanpamu, Dzulhijjah kan tetap berlalu."
Yuk, membersamai Dzulhijjah kali ini dengan ikhtiar diri, mendekat kepada Allah dengan memakna 4 lafadz dzikir sederhana ini. Amankan tiketmu dan ikhtiarkan ketenangan hati itu.
Ambil Tiketku di Sini →Ada yang ingin ditanyakan?
20–23 Mei 2026, pukul 20.00 WIB sampai selesai. Live streaming via Zoom dan YouTube selama 4 malam berturut-turut.
Semua sesi direkam dan bisa ditonton kapanpun lewat rekaman event yang jadi salah satu bonusnya. Tapi hadir live selalu lebih baik — ada yang berbeda saat semua orang duduk di ruang yang sama.
Sama sekali tidak. Justru dirancang untuk yang belum bisa bahasa Arab — tapi ingin merasakannya. Quranreview dikenal bisa bikin yang sulit terasa dekat.
90 menit per malam, pukul 20.00–21.30 WIB.
Kajian lain biasanya masuk dari pintu fiqh dan amalan. Event ini masuk dari pintu bahasa — akar kata, makna yang sesungguhnya, koneksi dengan Al-Quran. Kamu keluar bukan dengan hafalan baru. Tapi dengan cara merasakan yang baru.
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
"Ingatlah — hanya dengan dzikir kepada Allah, hati menjadi tenang."
Sejauh apapun kamu merasa pergi —
Allah selalu menyambutmu
di pintu kepulanganmu.
4 Malam Memakna di Dzulhijjah.
Saat hati mulai rindu mendekat dengan-Nya.